Akidah Akhlak kelas 10 Madrasah Aliyah
SIFAT TERCELA
a. Dalil Naqli
Hubb al-dunya merupakan akhlak tercela yang harus dihindari,sebagaimana firman Allah:
”Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu
yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbanggabanggaan tentang banyaknya harta dan anak”(QS. al-Hadid [57]:20).
b. Pengertian Hubb al-dunya
Hubb al-dunya( adalah cinta dunia yang berlebihan. Hubb al-dunya adalah
sumber kehancuran umat. Penyakit ini sangat berbahaya karena dapat melemahkan dan
menggerus keimanan seseorang. Yang dimaksud hubb al-dunya di sini adalah mencintai
dunia dengan melupakan kehidupan akhirat. Maksud dunia disini adalah segala sesuatu
yang kurang bermanfaat di akhirat.
c. Penyebab Hubb al-dunya
1) Menganggap dunia sebagai tujuan utama, bukan sebagai sarana mencapai kehidupan
akhirat.
2) Suka mengumpulkan harta dengan menghalalkan berbagai macam
”Bermegah-megahan telah melalaikan kamu2. sampai kamu masuk ke dalam kubur.”
(QS.at-Takatsur[102]:1-2)
3) Kikir terhadap harta, tidak rela hartanya terlepas dari dirinya.
4) Serakah dan rakus serta tamak. Selalu ingin mengumpulkan harta walaupun sudah memiliki.
d. Dampak Negatif
Ketika seorang muslim sudah menjadikan dunia ini sebagai tujuan utamanya, maka itu
alamat dia telah terjebak dalam hubb al-dunya. Padahal, dalam prinsip akidah mukmin,
dunia ini bukanlah tujuan. Melainkan hanya alat untuk mencapai kebahagiaan di akhirat
kelak. Maka mereka yang hubb al-dunya akan memperoleh dampak negatif sebagai
berikut.
1) Cinta dunia akan membuat mereka lalai kepada Allah.
2) Mereka yang begitu mencintai dunia akan mudah tergoyah imannya.
3) Sebagai sumber penyakit, cinta dunia sering mengakibatkan seseorang cinta terhadap
hartanya dan di dalam harta terdapat banyak penyakit, antara lain tamak, rakus,
pamer, dengki dan lain-lain.
4) Menghalalkan segala cara demi memperoleh kesenangan dunianya.
5) Membuat seseorang tidak melakukan sesuatu yang bermanfaat baginya di akhirat
e. Cara Menghindari
Betapa bahayanya hubb al-dunya baik bagi diri sendiri ataupun orang lain , maka kita
harus berusaha menghindarinya dengan cara :
1) Mengingat bahwa kehidupan dunia itu hanya sementara. Islam tidak memerintahkan
umatnya meninggalkan dunia, tetapi diperintahkan untuk menaklukkan dunia dalam
genggamannya, bukan dalam hatinya.
2) Memperbanyak mengingat kematian.
3) Qana’ah yaitu merasa cukup terhadap yang dimiliki, serta menjauhkan diri dari sifat
tidak puas terhadap harta.
4) Mengingat bahwa apa yang kita lakukan di dunia akan dimintai pertanggung jawaban
di akhirat.
2. Hasad
a. Dalil Naqli
Allah berfirman:
ِ َArtinya.
“Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi Jika kamu
mendapat bencana, mereka bergembira karenanya.” (QS. ali- Imran [3]: 120)
2. Hasad
a. Dalil Naqli
Allah berfirman:
ْ Artinya
“Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi Jika kamu
mendapat bencana, mereka bergembira karenanya.” (QS. ali- Imran [3]: 120)
b. Pengertian
Hasad adalah penyakit hati ketika seseorang
merasa tidak senang jika orang lain menerima
karunia dari Allah. Hasad secara bahasa berarti
dengki atau benci. Menurut istilah hasad adalah
membenci nikmat Allah Swt. yang dianugerahkan
kepada orang lain, serta menginginkan agar
nikmat tersebut segera hilang atau terhapus dari
orang lain.
Nikmat yang dikaruniakan oleh Allah Swt. kepada hamba-Nya tidak sama. Ada manusia
yang dikaruniai nikmat berupa harta benda, ada yang dikaruniai nikmat berupa anak,
kecerdasan, kecantikan, dan lain sebagainya. Akan tetapi manusia yang mempunyai
perilaku hasad merasa tidak senang jika orang lain menerima karunia-Nya.
c. Sebab-sebab
Ada dua sebab utama yang membuat seseorang berlaku hasad, yang pertama adanya rasa
permusuhan dan kebencian kepada seseorang. Yang kedua adanya sifat takabur atau
sombong yakni merasa diri sendiri yang paling baik, paling benar atau paling hebat. Dari
sifat dan sikap seperti ini seseorang tidak suka terhadap keberhasilan dan kemajuan yangd icapai orang lain
d. Dampak Negatif Hasad
Dampak negatif perilaku hasad sebagai berikut.
1) Menghanguskan amal kebaikan
Hasad dapat membakar amal kebaikan bagaikan api
membakar kayu bakar. Rasulullah Saw. bersabda:
Artinya
“Jauhilah olehmu sifat dengki karena sesungguhnya sifat dengki itu memakan
kebaikan seperti api memakan kayu bakar.” (HR. Ahmad)
Semua amal baik membutuhkan perjuangan keras, sangat disayangkan bila amal baik
itu hanya lenyap dalam sekejap oleh perilaku hasad. Ibarat “Panas setahun terhapus
dengan hujan sehari.” Sekali berbuat hasad, amal kebaikan yang telah dikumpulkanbertahun-tahun pun lenyap tidak berbekas.
2) Merasa senang jika orang lain tertimpa musibah
3) Memutus tali silaturahmi
4) Hilangnya ketenangan dan kebahagiaan
5) Tidak dapat menyempurnakan iman
e. Cara Menghindari Perilaku Hasad
1) Memperbanyak bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah.
2) Menanamkan kesadaran bahwa sifat hasad akan membawa seseorang menderita batin
3) Berfikir positif atas segala kejadian yang menimpa kita
4) Menumbuhkan kesadaran bahwa akibat dari dengki itu adalah permusuhan dan
permusuhan akan membawa petaka .
5) Memelihara sikap rendah hati, tidak sombong atau membanggakan diri, dan meyakini
bahwa semua yang kita miliki adalah titipan dari Allah Swt. sehingga kita tidak perlu
merasa tersaingi apabila orang lain mendapatkan suatu kenikmatan dari Allah.
6) Saling mengingatkan dan saling menasehati
7) Bersikap realistis melihat kenyataan
8) Mempunyai pendirian dan tidak mudah t
Komentar
Posting Komentar